Senin, 22 Juni 2015

KOPI BUBUK "YA-SAM"



PEMASARA KOPI BUBUK "YA-SAM"

BAB I

PENDAHULUAN


1.1  Latar belakang
Kopi merupakan sejenis minuman yang berasal dari proses pengolahan biji tanaman kopi. Kopi digolongkan ke dalam famili Rubiaceae dengan genus Coffea.Secara umum kopi hanya memiliki dua spesies yaitu Coffea arabica dan Coffea robusta (Saputra E., 2008). Hal ini karena kopi telah memberikan sumbangan yang cukup besar bagi devisa negara, menjadiekspor non migas, selain itu dapat menjadi penyedia lapangan kerja dan sumber pendapatan bagi petani pekebun kopi maupun bagi pelaku ekonomi lainnya yang terlibat dalam budidaya, pengolahan, maupun dalam mata rantai pemasaran. Terdapat dua spesies tanamankopiyang dikembangkan di Indonesia,yaitu kopiarabikadan kopi robusta. Kopi arabikamerupakan jeniskopi tradisional, dianggap paling enak rasanya, dankopi robustayangmemiliki kafeinlebih tinggi, dapat dikembangkan dalam lingkungan dimana kopiarabika tidakdapat tumbuh, dengan rasayangpahit dan asam(Anonim, 2009). Indonesia adalah salah satu Negara penghasil kopi dunia terutamanya adalah jenis kopi robusta, yang mana sebagian besarnya ada di sepanjang pulau Sumatera. Data pada tahun 2007 menunjukkan bahwa luas areal tanaman kopi di seluruh Indonesia adalah sekitar 1.302 juta ha, dan sebagian besar daripadanya   (95.96%)   diusahakan   oleh perkebunan rakyat, sisanya sebesar 4.04% diusahakan  oleh  perkebunan  besar. Perkebunan kopi sebagian besarnya adalah jenis kopi robusta seluas 1.199.557 ha (91.5%) dan tanaman kopi arabika seluas 110.486 h (8.95%), yang tersebar meluas hampir di seluruh kepulauan Indonesia. Penyebarannya adalah sebagai berikut: pulau Sumatera sebesar 671,4 ribu hektar (60%), pulau Jawa sebesar 14%, pulau Sulawesi sebesar 12%, pulau Nusa Tenggara sebesar 10%, dan pulau Kalimantan sebesar 3%  
Proses Pemasaran Kopi bubuk setelah kopi di produksi di Desa bocek  dan  di kemas dalam plastik dengan berbagai ukuran dari yang ukuran  1 ons sampai dengan 1 kg kemudian langsung menjual kepasar karangploso dan ada juga sebagian masyarakat atau agen yang langsung beli di home industri untuk menjual lagi ke konsumen dan juga  salesman atau planggan yang pesan lewat telepon atau sms sehingga para pekerja atau pegawai industri kopi bubuk tinggal antar kerumah yang pesan atau para langganan tersebut.
Industri kopi bubuk "Ya-Sam” berdiri sejak tahun 2000. terletak di Desa Bocek kecamatan karangploso. Dirintis oleh Bapak H.M Sulhan sejak tahun 2000. Kata “Ya-Sam” di ambil dari nama Bapak  H.sulhan itu sendiri yang mempunyai  industri kopi bubuk “Ya-Sam” tersebut. Industry kopi bubuk “Ya-Sam”  memproduksi kopi bubuk dengan bahan dasarnya kopi. Industri kopi bubuk “Ya-Sam” bekerja sama dengan Gunung kawi sehingga membuat bahan baku dari kopi mudah untuk diperoleh karena gunung kawi mempunyai perkebunan kopi sendiri serta bekerja sama dengan para petani disekitar gunung kawi sehingga stoknya selalu ada.  Lokasi perusahaan terletak di Desa Bocek kecamatan karangploso kabupaten malang, perusahaan jauh dari bahan baku sehingga untuk memperoleh bahan baku harus pesan dahulu.  Skala industri  Industri kopi bubuk “Ya-Sam” di katakan industri skala menengah karena produksi kopi bubuk yang di hasilkan oleh industri kopi bubuk “Ya-Sam” masih sedikit sehingga pendapatan yang di hasilkan oleh industri kopi bubuk “Ya-Sam” dalam sehari kurang lebih satu juta. Kapasitas mesin penggoreng kopi industri kopi bubuk “Ya-Sam” . 40 kg dan dalam sehari industri kopi bubuk “Ya-Sam” mampuh menggoreng kopi tiga kali dalam waktu 6 jam dari jam 13:00 sampai jam 18:00. Sehingga mendapatkan kopi bubuk 120 kg per hari.
1.2 Tujuan
Adapun tujuan dari Praktek Kerja Lapang antara lain :
1.   Mengetahui proses produksi kopi bubuk “Ya-Sam” di Desa Bocek Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang.
2.   mengetahui proses pemasaran kopi bubuk dan kendala pemasaran kopi bubuk “Ya-Sam” di desa bocek, kecamatan karangploso kabupaten malang.
Adapun manfaat dari Praktek Kerja Lapang antara lain :
1.      Bagi perusahaan
Sebagai bahan refrensi dan masukan bagi industri kopi bubuk “Ya-Sam” dalam mengambil kebijakan pemasaran.
2.      Bagi universitas
Sebagai refrensi atau panduan bagi mahasiswa tribhuwana tunggadewi malang untuk menyusun laporan pkl khususnya pada pemasaran kopi bubuk
3.      Bagi penulis
bisa mengetahui proses pemasaran kopi bubuk, serta dapat memberikan nilai lebih dalam membuka usaha

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar